Lhokseumawe – Keberlangsungan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh program kerja yang dijalankan, tetapi juga oleh keberhasilan kaderisasi yang dilakukan. Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Up Grading Organisasi dan Rapat Kerja (Raker) yang digelar Lembaga Pers Mahasiswa Hukum (LPMH) Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, Sabtu (13/6).
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi bagi pengurus dan anggota untuk memahami kembali pentingnya peran kaderisasi dalam menjaga eksistensi organisasi. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi organisasi mahasiswa saat ini, regenerasi kepemimpinan dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan organisasi tetap aktif, produktif, dan relevan.
Dalam sambutannya, pihak fakultas menekankan bahwa organisasi mahasiswa bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga tempat membangun karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berkolaborasi. Oleh karena itu, setiap anggota memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam proses pengembangan organisasi.
Selain membahas evaluasi dan rencana kerja ke depan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota. Melalui diskusi dan penyusunan program kerja, peserta diajak untuk menyusun arah organisasi yang lebih terukur dan berdampak bagi mahasiswa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LPMH Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh berharap dapat melahirkan kader-kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai profesionalisme, tanggung jawab, dan integritas dalam kehidupan akademik maupun sosial.
