BANDA ACEH — PDI Perjuangan memberikan klarifikasi terkait status seseorang yang sebelumnya dikaitkan dengan partai tersebut. Partai menegaskan bahwa yang bersangkutan sejak 2023 sudah tidak lagi berstatus sebagai kader PDI Perjuangan.
Penegasan itu disampaikan Jamaluddin Idham. Ia menyebut, saat ini nama yang bersangkutan juga tidak tercatat sebagai anggota aktif maupun terlibat dalam berbagai kegiatan partai.
“Sudah kami pastikan, yang bersangkutan sejak 2023 tidak lagi menjadi kader PDI Perjuangan. Saat ini juga tidak tercatat sebagai anggota aktif maupun terlibat dalam kegiatan partai,” ujar Jamaluddin Idham.
Menurutnya, klarifikasi tersebut penting disampaikan agar tidak muncul persepsi keliru di tengah masyarakat mengenai posisi dan keterlibatan yang bersangkutan dengan PDI Perjuangan.
“Kami perlu meluruskan hal ini agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat. Secara organisasi, statusnya sudah jelas,” tegas Jamaluddin.
PDI Perjuangan berharap penjelasan tersebut dapat menjadi rujukan bagi masyarakat sehingga tidak terjadi lagi kesimpangsiuran mengenai status keanggotaan maupun aktivitas politik yang bersangkutan.
